Apa itu Malapropism

Date:

Apa itu Malapropism? Malapropism adalah kesalahan dalam penggunaan kata atau frasa yang terjadi ketika seseorang secara tidak sengaja menggunakan kata yang terdengar mirip dengan kata yang sebenarnya dimaksudkan, tetapi memiliki arti yang sama sekali berbeda. Hal ini sering menghasilkan efek yang lucu atau membingungkan.

Asal Istilah

Istilah ini berasal dari nama karakter Mrs. Malaprop dalam drama “The Rivals” karya Richard Brinsley Sheridan (1775). Mrs. Malaprop dikenal karena sering menggunakan kata-kata yang salah namun terdengar mirip dengan kata yang dimaksud, menciptakan situasi humoris.

Contoh Malapropism

  1. Salah: “He is the pineapple of politeness.”
    Benar: “He is the pinnacle of politeness.”
    (Pinnacle = puncak, sementara Pineapple = nanas)
  2. Salah: “I need to go to the optometrist to get my spectacles prescribed.”
    Benar: “I need to go to the ophthalmologist to get my spectacles prescribed.”
    (Optometrist dan ophthalmologist adalah profesi berbeda dalam bidang kesehatan mata.)
  3. Salah: “Texas has a lot of electrical votes.”
    Benar: “Texas has a lot of electoral votes.”
    (Electoral = terkait pemilihan, sementara electrical = terkait listrik.)

Mengapa Malapropism Terjadi?

  • Kebingungan Fonetik: Kata-kata yang salah digunakan sering terdengar mirip dengan kata yang benar.
  • Kurangnya Pemahaman Makna: Pengguna mungkin tidak memahami sepenuhnya arti kata yang digunakan.
  • Kesalahan Berbicara: Terjadi secara spontan ketika berbicara tanpa persiapan.

Efek Malapropism

  • Humor: Malapropism sering digunakan dalam komedi untuk menciptakan efek lucu. Contohnya, karakter seperti Mrs. Malaprop atau Joey Tribbiani dari serial Friends sering melakukan kesalahan semacam ini.
  • Kebingungan: Dalam percakapan sehari-hari, malapropism dapat menyebabkan kebingungan jika lawan bicara tidak memahami konteksnya.

Perbedaan dengan Spoonerism

Malapropism berbeda dengan spoonerism. Jika malapropism melibatkan kesalahan kata berdasarkan arti, spoonerism melibatkan pertukaran suara atau suku kata dalam kata-kata (misalnya, “You have hissed all my mystery lectures” untuk “You have missed all my history lectures”).

Malapropism mencerminkan bagaimana bahasa dapat menjadi lucu dan menantang pada saat yang sama!

(© ADS)

Image by StartupStockPhotos from Pixabay

Arya Dwi Sasangka
Arya Dwi Sasangkahttps://melekberita.com
Melekberita.com bukan produk jurnalistik. Melekberita.com adalah blog yang fokus pada ide pemikiran pribadi (orisinil) yang kadang nir referensi. Kualitas ide, bisa baik dan bisa buruk. Orisinalitas adalah cara pandang yang layak dipikirkan untuk melihat sebuah realitas.

Share post:

Berlangganan

spot_imgspot_img

Popular

Artikel lainnya
Terkait

Belajar dari Nokia dan Samsung

Di awal tahun 2000-an, ketika Nokia berada di puncak...

Obyektifikasi: Ketika Manusia Dipandang sebagai Objek

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai berbagai bentuk interaksi...

April Mop dari Tradisi Guyon ke Ujian Literasi Publik

Setiap 1 April, ruang publik global dipenuhi lelucon. April...

Krisis Global dan Runtuhnya Kontrak Sosial Barat

Pagi ini, Sabtu (4/4/2026), saya mendapat wawasan berharga setelah...