Balik

Date:

Ⓜ️ melekberita.com – Balik adalah satu kata yang ambigu buat Paijo. Kata itu membingungkan. Kenapa? Karena kata tersebut mengandung dua makna. Ia memiliki arti ganda.

Kok bisa?

Begini ceritanya.

Lebaran kemarin, tepatnya H-5, Paijo mudik ke kampung halamannya. Hari Kamis, 28 April 2022, Paijo sudah sampai di desanya.

Lebaran tahun ini jatuh pada hari Rabu, 3 Mei 2022.

Delapan hari di kampung, Kamis, 5 Mei 2022, saat lagi nongkrong di depan rumah, Mawar, tetangga Paijo menyapanya.

“Eh Mas Paijo. Kapan balik mas?” tanya Mawar.

Paijo bingung. Ia loading. Pertanyaan Mawar yang sepele ini, tidak bisa langsung ia jawab. Ada delay sekian detik.

“Mmm..kemarin, Hari Kamis tanggal 28, mbak,” jawab Paijo agak ragu.

Paijo bimbang. Yang dimaksud Mawar balik itu, balik dari kota atau balik ke kota. Dua-duanya jelas berbeda. Bedanya jauh sekali.

Paijo menjawab sekenanya. Ia memilih jawaban kapan balik dari kota ketimbang kapan balik ke kota.

Sebenarnya, bisa saja ia bertanya. Maksud Mbak Mawar itu, balik dari kota atau balik ke kota, ya?

Namun, ia tak melakukan itu. Kenapa? Sebab, jika pertanyaan itu ia tanyakan maka obrolan akan jadi tidak luwes. Canggung dan kaku. Hilang kehangatannya.

Mawar mesti menjelaskan lebih detail tentang maksudnya. Hal ini yang dihindari oleh Paijo. Ia tak ingin menjadi orang yang tidak peka.

Paijo paham betul, sebagai orang desa sini, dari kecil ia dididik untuk bisa merasa. Bisa merasakan apa yang dirasa/dimau/dipikir oleh orang lain tanpa ia harus bertanya.

Lingkungan yang mendidiknya. Empati. Tepo seliro. Rasa yang sudah diasah sejak dari kecil. Sing biso rumongso (yang bisa merasa).

Baca juga: Tiket Borobudur

Balik Artinya

Menurut KBBI, balik artinya ialah kembali atau pulang.

Sayang, di KBBI tidak dijelaskan. Yang dimaksud pulang di situ, pulang ke mana? Pulang ke rumah orang tua? Atau pulang ke rumah sendiri?

Dulu, waktu Paijo masih bujang, ia tidak bingung ketika ditanya soal balik. Dengan lekas, ia bisa menjawab waktu kedatangannya, ke desa.

Kenapa?

Jelas. Paijo tidak punya rumah selain rumah orang tuanya. Jadi yang dimaksud orang dengan kata balik, pasti balik dari kota.

Waktu itu, seratus persen Paijo yakin, maksud penanya dan maksud dia, pasti sama.

Kini, ketika Paijo sudah berumah tangga, punya rumah sendiri di rantau, kata balik ini ternyata ambigu buat dia. Ia memiliki makna ganda.

Kembali ke laptop.

Lebaran kemarin, kamu mudik enggak gaess? Kapan balik?

Salam balik.

– ©️ DPS

Kemayoran, Jakarta, 06/96/2022 – 21:44

#melekbahasa
#melekberita

*Image by DPS

Previous article
Next article
Arya Dwi Sasangka
Arya Dwi Sasangkahttps://melekberita.com
Melekberita.com bukan produk jurnalistik. Melekberita.com adalah blog yang fokus pada ide pemikiran pribadi (orisinil) yang kadang nir referensi. Kualitas ide, bisa baik dan bisa buruk. Orisinalitas adalah cara pandang yang layak dipikirkan untuk melihat sebuah realitas.

Share post:

Berlangganan

spot_imgspot_img

Popular

Artikel lainnya
Terkait

Belajar dari Nokia dan Samsung

Di awal tahun 2000-an, ketika Nokia berada di puncak...

Obyektifikasi: Ketika Manusia Dipandang sebagai Objek

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai berbagai bentuk interaksi...

April Mop dari Tradisi Guyon ke Ujian Literasi Publik

Setiap 1 April, ruang publik global dipenuhi lelucon. April...

Krisis Global dan Runtuhnya Kontrak Sosial Barat

Pagi ini, Sabtu (4/4/2026), saya mendapat wawasan berharga setelah...