Lain di Bibir Lain di Hati

Date:

Wis telung dino Paijo ora enak awak. Mambengi awake rodhok cas ces. Mangane ora lhas lhes. Turune juga ora blas bles. Akhire, Paijo nang dokter. 

Paijo (P): Dok, saya ini sebenarnya sakit apa? Kepala saya pusing, bibir pecah-pecah, hati deg-degan.

Dokter (D): Itu penyakit baru.

Paijo: Penyakit baru? Penyakit apa Dok?

Dokter: Penyakit lain di pikiran, lain di bibir, dan juga lain di hati.

Paijo: …

Dokter: …

Penulis: …

Pembaca: …

Salam …

© DPS

Jakarta, 11/06/2021 16:55

Arya Dwi Sasangka
Arya Dwi Sasangkahttps://melekberita.com
Melekberita.com bukan produk jurnalistik. Melekberita.com adalah blog yang fokus pada ide pemikiran pribadi (orisinil) yang kadang nir referensi. Kualitas ide, bisa baik dan bisa buruk. Orisinalitas adalah cara pandang yang layak dipikirkan untuk melihat sebuah realitas.

Share post:

Berlangganan

spot_imgspot_img

Popular

Artikel lainnya
Terkait

Belajar dari Nokia dan Samsung

Di awal tahun 2000-an, ketika Nokia berada di puncak...

Obyektifikasi: Ketika Manusia Dipandang sebagai Objek

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai berbagai bentuk interaksi...

April Mop dari Tradisi Guyon ke Ujian Literasi Publik

Setiap 1 April, ruang publik global dipenuhi lelucon. April...

Krisis Global dan Runtuhnya Kontrak Sosial Barat

Pagi ini, Sabtu (4/4/2026), saya mendapat wawasan berharga setelah...