Toa dan Ramadan

Date:

Katasimbah.com – Tempat tinggalku 15 meter dari Musholla. Dan aku gak pernah merasa terganggu dengan toa/speaker/corong musholla. #toa

Tuhan memang tdk perlu dipanggil pakai toa.Peno ngaji jg gk perlu sekampung tahu.Tp bkn berarti lantas toa masjid/musholla=mengganggu. #toa

Di sini toa musholla digunakan u/ mcm2. Seperti : ngumumin kalau ada yg meninggal, kerja bakti, kegiatan2 dari RT,RW, Kelurahan, dll. #toa

Kalau Peno dari kecil biasa ndengerin orang ngaji, ndengerin orang ngaji via toa itu rasanya kyk Peno ndengerin lagu yg Peno senengi. #toa

Kalau Peno biasa bangun Subuh dari kecil. Ndengerin sahut2an azan Subuh via toa itu syahdu sekali. Sesuatu gt rasanya. #toa

Kalau Peno biasa sholat jamaah di masjid/musholla dari kecil, ndengerin adzan via toa itu rasanya mak deg gitu. #toa

Rasanya seperti ndengerin bell di sekolah gitu. Entah itu bell istirahat, ganti jam pelajaran pun jam pulang. Jadi.. #toa

Jadi sekali ndengerin rasanya macam-macam, warna warni. Bergantung sikon Peno saat itu. #toa

Dulu aku pernah tinggal depan masjid pas selama 6 tahun. Adzan Subuh yg katanya suaranya keras sekali itu bisa g kedengaran sm sekali. #toa

Kalau Peno nalar memang aneh, ada suara yg katanya ‘keras+berisik’ dari toa tp Peno gak kebangun sama sekali. Aneh tp nyata. #toa

So semua itu bergantung pada niat, motif dan kebiasaanmu ker. Bukan karena ada toa atau tidak. Wassalam. #toa

(@DPSasongko)

Arya Dwi Sasangka
Arya Dwi Sasangkahttps://melekberita.com
Melekberita.com bukan produk jurnalistik. Melekberita.com adalah blog yang fokus pada ide pemikiran pribadi (orisinil) yang kadang nir referensi. Kualitas ide, bisa baik dan bisa buruk. Orisinalitas adalah cara pandang yang layak dipikirkan untuk melihat sebuah realitas.

Leave a Reply

Share post:

Berlangganan

spot_imgspot_img

Popular

Artikel lainnya
Terkait

Obyektifikasi: Ketika Manusia Dipandang sebagai Objek

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai berbagai bentuk interaksi...

April Mop dari Tradisi Guyon ke Ujian Literasi Publik

Setiap 1 April, ruang publik global dipenuhi lelucon. April...

Krisis Global dan Runtuhnya Kontrak Sosial Barat

Pagi ini, Sabtu (4/4/2026), saya mendapat wawasan berharga setelah...

DK PBB Siap Voting Resolusi untuk Selat Hormuz

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa diperkirakan akan segera menggelar pemungutan...