Home Blog Page 28

Tiki-taka Expired?

0

Katasimbah.com – Sabtu (14/6) 02.00 WIB, Arena Fonte Nova, Salvador, menjadi saksi kehebatan timnas Belanda. Dipimpin ‘Jenderal’ Louis van Gaal dan Kapten Robin van Persie, pasukan ‘Kompeni’ menang telak 5-1 atas timnas Spanyol di laga pertama babak penyisihan Grup B Piala Dunia 2014.

Tim hebat, juara tiga turnamen besar berturut-turut (Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012), La Furia Roja nampak lulut (kuthuk). Pertandingan terlihat seperti game di Play Station 2014, gal gol gal gol.

Sebenarnya sejak kick off babak pertama, Spanyol mendominasi bola. Umpan-umpan pendek khas tiki-taka mengalirkan bola dari kaki ke kaki. Di berbagai pertandingan teknik seperti ini membahayakan.

Cita-cita Anak Indonesia

0

Katasimbah.com – Berdasar hasil survei Lingkaran Survei Katasimbah (LSK), pada tahun 70 an, cita-cita anak Indonesia sangat sederhana. Cita-cita mereka kalau tidak jadi tentara, dokter ya guru. Tidak variatif memang.

Orde Lama (Orla) memberi pengaruh besar kepada pola pikir anak-anak pada saat itu. Era Orla NKRI penuh pergolakan. Negara yang baru berdiri ini butuh kestabilan. Saat itu NKRI menghadapi berbagai turbulensi politik, revolusi. Ada ancaman nekolim (Neo Kolonialisme dan Imperialisme), perebutan Irian Barat, konfrontasi dengan Malaysia, hingga menghadapi pemberontakan di daerah-daerah.

Pada orde ini, tentara, dokter dan guru banyak yang menjadi inspirasi rakyat. Jasa mereka terhadap negara sangat luar biasa. Mereka menjadi lokomotif perubahan.

Bekerja Keras dan Cerdas

0

Katasimbah.com – Sering aku saksikan manusia di bumi Nusantara ini bekerja keras. Mereka peras keringat, banting tulang, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala, supaya kehidupannya jadi lebih baik. Ada pedagang kaki lima, tukang gorengan, tukang sayur, tukang galian, sopir bajaj dan lainnya.

Setiap hari, mereka tak lelah mengerjakan pekerjaan yang rasanya cuma itu-itu saja. Bahkan tak jarang mereka bekerja tak kenal waktu. Nyaris 24 jam, tujuh hari.

Januari 2014, hujan turun membasahi tanah Kemayoran, Jakarta. Jam tangan menunjuk pukul delapan lewat seperempat. Dalam gelap malam, aku saksikan orang-orang bertenaga baja menggali tanah. Cangkul dan ganconya terus bekerja menembus aspal, terkadang menghantam batu. Hasilnya adalah kubangan-kubangan sedalam sekitar dua meter.

Talenta, Ambisi dan Pola Pikir

0

Katasimbah.com – Dalam kehidupan sehari-hari, pernahkah kita melihat orang yang bertalenta besar dengan ambisi tinggi namun kehidupannya biasa saja. Apa yang menarik dengan hal ini?

Pada tingkat tertentu, orang-orang ini merasa apa yang mereka kerjakan tak juga mendatangkan kemajuan yang semestinya. Hidupnya datar, begitu-begitu saja. Padahal di masa lalu, boleh jadi catatan kesuksesannya sangat menakjubkan.

Di masa depan, kesuksesannya di masa lalu itu rupanya justru melumpuhkan geraknya untuk melangkah lebih maju lagi. Kok bisa?

Perempuan, Uang dan Cinta

0

melekberita.com – Kalau ada ciptaan Tuhan yang paling menarik perhatian sepanjang masa, maka itu adalah perempuan. Tidak ada habisnya perempuan diperbincangkan : kecantikannya, perilakunya, perannya, seakan belum ada pengertian yang menyeluruh tentang perempuan. (Rena Herdiyani)

Membahas perempuan memang tak lekang oleh zaman, layaknya cinta dan seks. Tak pernah ada kata cukup dan bosan. Pesonanya yang luar biasa bak bunga yang menghipnotis lebah.

Sebelum membuat lukisan yang indah seorang pelukis membuat sketsanya terlebih dulu. Apakah lelaki merupakan sketsa dari perempuan. Barangkali, perempuan memang salah satu karya surga yang diciptakan Tuhan di ata bumi ini.

Perusahaan Kelas Dunia

0

Katasimbah.com – Tahun 2013 adalah tahun yang membanggakan kita semua. Salah satu perusahaan Indonesia, Pertamina berhasil masuk ke dalam Fortune Global 500. Sebuah prestasi yang luar biasa.

Majalah Paman Sam yang sangat prestisius ini, setiap tahun menilai perusahaan-perusahaan besar di dunia dan memeringkatnya menjadi Fortune Global 500. Sejak tahun 1995 hingga sekarang, format daftar pemeringkatannya tidak berubah.

Karena kredibilitasnya, banyak perusahaan yang ingin masuk ke dalam daftar Fortune Global 500. Belum pernah ada perusahaan Indonesia yang berhasil masuk ke dalam daftar itu selain Pertamina.

Smart

0

Katasimbah.com – Di dalam sebuah rapat manajemen terjadi perbedaan pendapat yang runcing. Penyebabnya adalah munculnya perdebatan sengit antara dua orang yang cerdas di bidangnya masing-masing. Antara A yang ahli strategi dengan B yang jago eksekusi. A yang ahli teori dan B yang ahli praktik. Perdebatan tentang sebuah produk.

“Produk harus seperti ini. Dari sisi teori, konsep, strategi tidak bisa produk seperti itu.” kata A.

“Bisa. Produk harus seperti ini. Di lapangan produk seperti itu tidak bisa dijual, tidak laku.” kata B.

Kangen Pak Ustad

0

Katasimbah.com – “Bukan hinaan orang yang membuat kita hina. Tapi berperilaku hinalah yang membuat kita hina.” kata pak ustad.

“Sikap ingin dipuji itu membuat kita capek. Ingin dinilai lebih dari sebenarnya, capek. Buka topeng. Just the way you are.” lanjutnya.

“Halo! Kalau ibu-ibu dipuji lebih muda, apakah ibu-ibu jadi lebih muda? Tidak, ibu-ibu tetap saja tua. Halo!” paparnya.

Pujian, cacian dan kaleng jatuh itu sama. Hanya suara.” ujarnya.

Brand dan Ilusi Kebahagiaan

0

katasimbah.com – Kenapa kamu merokok? Untuk pergaulan, biar gagah, lanang tenan, modern, pintar, lebih kreatif, inspiratif, hilangkan stres, jadi orang besar, keren, lsp.

Dari hasil survei ngawur #katasimbah ditemukan hasil yang mengejutkan. Perokok merasa bahagia dengan merokok.

Brand rokok benar-benar nempel dan melekat erat di otak konsumennya. Juga di hatinya.

Produsen rokok telah melakukan proses brand positioning yang luar biasa. Pikiran dan hati konsumen telah mereka menangkan.

Untuk membangun itu tidak mudah. Butuh ilmu dan waktu ker. Selain itu juga uang yang tidak sedikit.

Cukai rokok merupakan salah satu penyumbang terbesar penerimaan negara. Dari laporan keuangan tahun 2011, penerimaan cukai rokok sebesar Rp 77 triliun. Jika cukainya saja sebesar itu bisa dibayangkan, berapa uang yang beredar dari bisnis ini. Wow.

Kembali ke laptop. Meski divonis sebagai barang tidak sehat yang bisa menyebabkan kanker, jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin, rokok tetap dipandang sebagai sesuatu yang positif.

Meski ada yang melabeli haram itu juga bukan halangan. Bahkan, sampai ada guyonan, kalau yang terpilih menjadi ketua dalam sebuah muktamar adalah ahli hisap atau perokok berat.

Meski di tempat umum dilarang, mereka (perokok) tidak patah arang. Kalau bisa malah melawan. Jika tak ada pantauan, diam-diam mereka tetap merokok di tempat terlarang. Kadang malah terang-terangan. Rokok telah menjadi tuan.

Meski hidup serba kekurangan, rokok tetap jadi teman. Tak boleh ditinggalkan. Makan gak makan yang penting merokok. Tiga ratus ribu sebulan untuk rokok tak apa. Meski anak tak makan, tak sekolah tak jadi soal. Asal tetap bisa merokok berarti aman.

Pertanyaannya, kok bisa? Itulah kekuatan brand dan marketing itu ker.

Ada tangan-tangan tak terlihat yang bekerja siang malam di balik layar. Para ahlinya mampu meracik ramuan cuci otak dan bisa menciptakan ilusi kebahagiaan lewat gaul, gagah, modern, kreatif, nyaman, keren, lsp.

Mereka mampu membuat sebuah brand menjadi top of mind yang wow sekali. Hingga pada akhirnya konsumen sulit lepas dari brand rokok itu. Karena hati dan pikirannya telah mereka taklukkan. Loyalitas tanpa batas perokok tidak perlu disangsikan lagi bukan?

Hebatnya, ternyata brand dan ilusi itu tidak mati. Mereka terus hidup. Seperti ideologi, seperti juga manusia. Sehingga seolah-olah langgeng.

Dalam bidang manajemen, acapkali strategi-strategi atau apa saja yang mereka kerjakan itu diperbincangkan sebagai sebuah ‘ilmu’ yang layak dipelajari. Menarik bukan?

Piye ker? Sadar atau tidak, brand dan ilusi kebahagiaan itu nampaknya juga bagian dari kehidupan ini. Salam.

(@DPSasongko)

Integrated Marketing Communication, Prospek Periklanan 2014

0

Katasaimbah.comAdji Watono dan Maya Watono dari Dwi Sapta menjadi pembicara Markplus Conference 2014, Kamis 12/12/2013, di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta.

Adji Watono berbagi kisah tentang Dwi Sapta dan Integrated Marketing CommunicationFrom Zero to Hero, from Nothing to Something“. Sedangkan Maya Watono berbicara tentang Outlook 2014, Advertising and Media In The New Future.

Tahun 2014 akan segera datang, tinggal beberapa hari lagi. Advertising spending reach tahun 2014 diperkirakan sebesar Rp. 106 T (Nielsen). Tumbuh 20% dari tahun 2013.